Jumat, 05 Januari 2018

Project Loon Google Masuk Indonesia

Project Loon Google Masuk Indonesia


Uji coba Project Loon di Indonesia didukung tiga operator Telkomsel, AXL dan Indosat.


Pengguna iternet di Indonesia terus bertumbuh sehingga tidak menutup kemungkinan akses internet semakin besar, sehingga akses yang diperlukan juga haruslah besar dan cepat. Google berinovasi dengan mengembangkan menara server angkasa yang disebut "Project Loon". Menteri Komunikasi dan Informatika saat ini mengatakan sedang dalam proses perizinan.

Google saat ini sedang melakukan perizinan kepada kementrian perhubungan karena harus ada aturan yang jelas tentang lalulintas udara untuk dapat menerbangkan balon Loon dikawasan Indonesia. Wilayah yang nantinya diterbangkan balon Loop akan bekerjasama terlebih dahulu oleh ketiga operator besar di Indonesia yaitu Telkomsel, AXL dan Indosat.

Balon udara Loop fungsinya akan menggantikan menara BTS yang menshare akses internet berteknologi 4G LTE (Long Term Evolutin). Balon Loon akan terbang dengan ketinggian 20 km diatas permukaan bumi pada lapisan stratosfer.     

Minggu, 19 Februari 2017

Woow ! Balon Untuk Penyebaran Internet ?


Google terus melakukan inovasi dengan memanfaatkan balon sebagai penyebar internet agar dapat diakses diseluruh dunia khususnya daerah-daerah terpencil. Balon ini diberi nama Project Loon, sebenarnya balon google ini layaknya menara seluler yang menyebarkan jaringan dengan menggunakan balon daya jangkau akan lebih jauh dan lebih luas.

Balon Loon ini mengangkasa pada ketinggian kurang lebih 20 km, di atas bumi pada lapisan stratosfer, wuih tinggi banget ya !? kok di lapisan stratosfer ya ?  yups.. google sudah melakukan penelitian dan pengujian bahwa pada lapisan stratosfer sifat anginnya dobel-dobel sehingga kecepatan angin lebih stabil  sehingga balon Loon akan membentuk satu jaringan menara angkasa.